Selasa, 21 Juli 2015

TUGAS MATA KULIAH MULTIMEDIA PEMBELAJARAN



DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN PENGAMALAN AKHLAKUL KARIMAH SISWA KELAS IX
PADA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK
DI MTs. AL-MANAAR MUHAMMADIYAH PAMEUNGPEUK GARUT


JURNAL
Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Pada Mata Kuliah Multimedia Pembelajaran
Dosen Pengampu: Dr. Irwanto, MT.



Disusun oleh:
MIFTAH NURFALAH
NIM : 14866015




                                                                         
















KONSENTRASI TEKNOLOGI PEMBELAJARAN
PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNOLOGI PENDIDIKAN
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
(STKIP) GARUT
2015





PEMANFAATAN MEDIA AUDIO VISUAL
DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN PENGAMALAN
AKHLAKUL KARIMAH SISWA KELAS IX
PADA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK
DI MTs. AL-MANAAR MUHAMMADIYAH PAMEUNGPEUK GARUT

Nama
:
Miftah Nurfalah
NIM
:
14866015             
Pembimbing
:
Dr. Irwanto, MT


ABSTRAK
Miftah Nurfalah (2015) “PEMANFAATAN MEDIA AUDIO VISUAL
DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN PENGAMALAN
AKHLAKUL KARIMAH SISWA KELAS IX PADA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MTs. AL-MANAAR MUHAMMADIYAH PAMEUNGPEUK GARUT”. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang daya serap pemahaman sekaligus pengamalan peserta didik dalam berakhlakul karimah baik untuk dirinya sendiri, di lingkungan keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Dalam proses pembelajarannya, guru bukan hanya memberikan motivasi dengan dengan memberikan materi pelajaran melalui presentasi yang dibantu power point saja, akan tetapi guru pun memberikan contoh tayangan perilaku akhlakul karimah dan akhlakul madzmumah melalui media audio visual. Sasaran penelitian ini adalah para peserta didik Kelas IX MTs Al-Manaar Muhammadiyah Pameungpeuk Kabupaten Garut.

Kata Kunci : Pemahaman, Pengamalan, Akhlakul Karimah, Akhlakul Madzmumah, Media Audio Visual.



I.          Pendahuluan
Akhlak merupakan hal terpenting sebagai cerminan wujud keberhasilan pelaksanaan kegiatan pembelajaran dalam suatu instansi Pendidikan. Tidak ada gunanya manakala prestasi dalam bidang akademik tiada diiringi dengan peningkatan mutu akhlak. di MTs. Al-Manaar Muhammadiyah Pameungpeuk, pelajaran Akhlak diberikan secara rutin sebanyak 2 Jam Pelajaran Tatap muka di masing-masing lokal dalam bentuk pelajaran Akidah Akhlak. Tujuannya tidak lain supaya anak-anak mendapat materi pembelajaran akhlak ini tidak hanya secara kuantitas, namun juga pada kualitas akademik.
Rasulullah pernah bersabda bahwa tujuan beliau diutus oleh Allah tidak lain untuk menyempurnakan akhlak manusia, dan manusia akan hidup bahagia dan berkedudukan di sisi Tuhan jika selain mempunyai tingkat ilmu pengetahuan yang tinggi ia juga mempunyai tingkat ketakwaan yang tinggi pula.
Oleh karena itu,untuk mewujudkan kehendak Rasul tersebut, seorang guru dituntut aktif dan kreatif dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran supaya materi pelajaran dapat diterima dengan baik dan diamalkan oleh peserta didik merekadisamping itu, penulis selaku guru Mata Pelajaran Aqidah Akhlak pada MTs. Al-Manaar Muhammadiyah Pameungpeuk, melakukan suatu upaya dengan membuat  perangkat pembalajaran yang berupa bahan ajar dalam bentuk diktat sebagai pegangan peserta didik dan membuat power point sebagai acuan penulis dalam memberikan penjelasan materi ajar sesuai dengan Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran  yang telah disusun.

  II.     Pembahasan
Ilmu pengetahuan dan teknologi mengalami perkembangan dan kemajuan yang sangat pesat, merambah seluruh pelosok negeri, seluruh instansi baik negeri atau swasta, semuanya menerima imbas dari kemajuan IPTEK ini. Mengapa demikian? Sebab dengan perkembangan IPTEK ini di seluruh instansi dan perusahaan atau lembaga terkait telah mengenal sistem komputerisasi. Setiap kegiatan admisnistrasinya dikerjakan dengan komputer termasuk penyimpanan datanya.
Kegunaannya adalah data yang sudah disimpan itu dirubah sedikit demi sedikit pada tiap tahunnya sesuai dengan hasil evaluasi yang telah dilakukan. Maka untuk membuat perangkat pembelajaran tahun berikutnya tidak perlu mebuat lagi dari awal, tapi tinggal mengedit dari perangkat pembelajaran yang lalu. Hal itulah yang merupakan salah satu kemudahan adanya komputer (laptop).
Bukan hanya word dan excel saja yang dapat penulis kuasai dan gunakan, tapi soft ware lainnya seperti power point, potoshop, corell, soft ware al-kalam yang sangat membantu dalam pembuatan bahan ajar dan bahan presentasi juga dalam penulisan ayat al-qur’an dengan sistem komputer.
Penulis dapat menggunakan software al-kalam yang sengaja dimasukan ke dalam laptop yang dipegang. Adapun kegunaannya adalah:
1.      Dalam pembuatan bahan ajar yang memerlukan dalil al-qur’an tidak perlu tulis tangan sebab ada program khusus
2.      Tarjamah al-qur’an untuk ayat yang bersangkutan pun bisa dicari berikut dengan tafsir dan tajwidnya.
3.      Dalam presentasi pun ayat al-qur’an dapat dibacakan bersama-sama dengan audio audio visual yang datang dari program komputer. Suara mengaji dapat terdengan berikut tulisan al-qur’an terlihat secara otomatis sesuai dengan kursor yang dipilih. Bahkan laptop (komputer) dapat mengaji sendiri kalau programnya dibuka.
Sedangkan software power point dapat penulis gunakan untuk keperluan presentasi supaya pesan yang disampaikan dapat diterima dan dipahami oleh audience yang dalam hal ini peserta didik. Dengan berbagai programnya di power point, penulis dapat memanipulasi dan membikin suatu skenario pembelajaran semenarik mungkin sehingga perhatian peserta didik terfokus hanya kepada pembelajaran.
Dengan demikian, keguanaan komputer ini bukan hanya untuk keperluan administrasi saja, akan tetapi bisa digunakan sebagai alat presentasi, demonstrasi pembelajaran seperti dengan pemutaran animasi, film dan video yang berhubungan dengan materi pelajaran. Jadi komputer ini bukan hanya dapat dimanfaatkan di visualnya saja atau audionya saja, tapi gabungan audio visual pun dapat dimanfaatkan.
Media audio visual yang dapat penulis manfaatkan adalah seperti penayangan video animasi tentang contoh akhlakul karimah, dan cuplikan tayangangan film atau sinetron yang ada hubungannya dengan pengamalan akhlakul karimah, baik diputar langsung lewat kaset VCD maupun hasil downloadan. Adapun maksud  variasi antara media power point dan media audio visual dalam memberikan pembelajaran kepada siswa adalah supaya para peserta didik dapat memahami materi pembelajaran sekaligus dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari karena adanya contoh cara berprilaku yang baik dan akibat perbuatan yang tidak baik. Hal tersebut dapat dilakukan dengan kemampuan daya serap peserta didik.
Kemampuan yang dimiliki otak dalam menyerap, mengelola dan menyampaikan informasi, cara belajar individu dapat dibagi dalam 3 (tiga) kategori. Ketiga kategori tersebut adalah cara belajar visual, auditorial dan kinestetik yang ditandai dengan ciri-ciri perilaku tertentu. Pengkategorian ini tidak berarti bahwa individu hanya yang memiliki salah satu karakteristik cara belajar yang lain. Pengkategorian ini hanya merupakan pedoman bahwa individu hanya memiliki salah satu karakteristik yang paling menonjol sehingga jika ia mendapatkan rangsangan yamg sesuai dalam belajar maka akan memudahkan untuk menyerap pelajaran.
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa gaya belajar adalah cara yang cenderung dipilih siswa dalam menangkap stimulus atau informasi, mengingat, berpikir, dan memecahkan soal dari lingkungan dan memproses informasi tersebut.
Dengan adanya kemampuan dan daya serap yang dimiliki setiap peserta didik dapat diyakini bahwa proses pembelajaran dengan memanfaatkan kecanggihan media audio visual akan dapat diterima langsung, bahkan dapat diamalkannya dalam kehidupan sehari-hari dengan penuh kesadaran, tanpa adanya unsur pemaksaan. Hal itulah yang merupakan tuntunan agama yang tidak memaksakan segala sesuatu, melainkan merupakan suatu kesadaran dari pribadinya masing-masing dengan segala konsekwensinya.

III.     Kesimpulan
Dunia pendidikan adalah lingkungan tempat penulis mengabdikan diri untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa dan membangun watak serta mental anak-anak bangsa, sesuai dengan mata pelajaran yang diampu yaitu Akidah Akhlak. Mata pelajaran Akidah Akhlak ini merupakan bagian integral dari mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) baik di lingkungan Madrasah Ibdtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).
Mata pelajaran ini berfungsi memberikan kemampuan dan keterampilan dasar kepada peserta didik untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, penghayatan dan pengamalan akhlak Islami dan nilai-nilai keteladanan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pengamalan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.
Oleh karena sangat besarnya pengaruh dari hasil mata pelajaran ini, maka agar pesan yang disampaikan guru dapat mengena dan tepat sasaran, maka penulis menganggap wajib menggunakan kecanggihan teknologi, salah satunya komputer. Dengan segala fasilitas software yang tersedia di komputer, penulis dapat membuat skenario pembelajaran dengan variatif dengan tujuan bahwa materi pelajaran dapat dipahami dan diamalkan oleh peserta didik.


IV.   Daftar Pustaka
Al-Jaziri, Abu Bahar. 2002. Ensiklopedi Muslim. Jakarta: Darul Fatah.
Drajat Zakiyah. 1999. Dasar-dasar Agama Islam. Jakarta: Darul Fatah.
Departemen Agama. 2004. Belajar Efektif Akidah Akhlak. Jakarta: PT Intimedia      
              Ciptanusantara.
Suma, Muhammad Amin. 2000. Studi Ilmu-ilmu Alqur’an. Jakarta: Pustaka
               Firdaus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar