Rabu, 28 Oktober 2015

TUGAS MATA KULIAH TEKNOLOGI INFORMASI (POSTING KE-13)



Pemanfaatan E-Learning dalam Pembelajaran Akidah Akhlak

Di era moderninsasi seperti ini, rasanya hampir setiap orang telah mengenal yang namanya terknologi modern baik itu teknologi berupa handphone, televisi, komputer, internet dan lain sebagainya. Yah meskipun tidak semuanya sih, karena ada juga teknologi-teknologi yang belum menyentuh beberapa daerah yang ada di Indonesia khusunya daerah terpencil dan pedesaan.
Sebenarnya teknologi yang kita gunakan sehari-hari ini berguna untuk mempermudah kegiatan kita seperti misalnya handphone yang bisa kita gunakan untuk berkomunikasi dengan teman ataupun orang terdekat kita yang berada pada jarak puluhan kilometer, ada pula televisi mempermudah kita untuk mendapatkan informasi dan hiburan serta internet yang membuat kita dapat dengan mudah mencari tugas maupun untuk saling berinteraksi. Namun sebenarnya teknologi ini bisa juga kita gunakan sebagai media pembelajaran untuk mempermudah guru maupun siswa dalam belajar dan pembelajaran.
Salah satu teknologi yang kita gunakan adalah INTERNET, yah “ada orang yang mengatakan bahwa semua bisa kita cari di internet” jadi kenapa tidak kita manfaatkan media ini sebagai salah satu cara memberikan ilmu kepada siswa selain melakukan pembelajaran di dalam kelas yang itu-itu saja. Metode ini disebut dengan E-LEARNING. Saya rasa belum banyak guru yang mengetahui dan paham dengan metode e-Learning ini, tapi saya yang merupakan calon guru ini lumayan tau kok tentang metode ini hehe. Nah, metode e-Learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media internet, intranet atau media jaringan komputer lain [Hartley, 2001], namun menurut Jaya Kumar C. Koran (2002) dia mendefinisikan e-learning sebagai sembarang pengajaran dan pembelajaran yang menggunakan rangkaian elektronik (LAN, WAN,atau internet) untuk menyampaikan isi pembelajaran, interaksi, atau bimbingan. Namun saya sendiri mempunyai pendapat yang berbeda dengan yang disebutkan tersebut, saya berpendapat bahawa metode e-learning adalah metode belajar yang menggunakan perantara berupa media elektronik dan internet untuk mempermudah proses pembelajaran.
Description: https://fbcdn-sphotos-f-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/q71/1474440_627292684000484_1967180256_n.jpg

Lalu apa sebenarnya manfaat penggunaan metode e-learning dalam pembelajaran di kelas dibandingkan dengan metode pembelajaran yang biasa kita lakukan selama ini, nah untuk itu simak pembahasan berikut ini:
1. E-learning dapat menghemat persiapan dan proses belajar mengajar
Misalkan saya adalah seorang guru Akidah Akhlak yang akan mempersiapkan proses-proses dan bahan apa yang bisa saya gunakan dalam pembelajaran nanti. Misalkan saya akan memberikan materi berupa Akhlakul Karimah maka saya bisa menggunakan media berupa proyektor dan laptop untuk menampilkan materi dan contoh-contoh materinya kepada siswa. Apabila kita hanya akan menggunakan metode yang biasa-biasa saja seperti yang selama ini guru kita ajarkan brupa materi dan contoh di papan tulis rasanya kurang afdol untuk membuat siswa mengerti karena mereka hanya akan menghayal sedangkan materi momentum berhubungan dengan benda-benda yang bergerak.
Nah, dengan menggunakan metode e-learning maka saya dapat menggunakan power point dan pemutar video. Caranya power point untuk memberikan materi kepada siswa sehingga siswa lebih paham tentang konsep dasar dari mater impuls dan momentum lalu video akan memberikan pengetahuan lebih berupa pengaplikasian dari materinya. Seperti pada contoh tadi kita bisa menunjukkan contoh perilaku terpuji dengan memperlihatkan video kepada peserta didik, sehingga siswa pun bisa melihat dengan langsung prosesnya tanpa menghayalkannya.
2. Siswa lebih mudah mendapatkan materi yang akan diajarkan oleh gurunya
 

Salah satu pemanfaatan e-learning yaitu menggunakan internet, dmana siswa bisa dengan mudah mengunduh materi-materi yang akan diajarkan gurunya nanti pada saat pembelajaran. Namun tentunya sang guru pun harus mengupload file yang akan mereka ajarkan ke siswanya, tentu saja dengan menggunakan fasilitas internet. Guru bisa membuat website pribadinya ataupun blog pribadi tempat untuk mengupload materi-materi yang akan diajarkan. Nah, cara ini sudah mulai saya terapkan semenjak saya kuliah sekarang ini, banyak materi-materi fisika yang saya dapatkan di kampus kemudian saya upload di blog saya ini dalam bentuk tulisan, sehingga nanti ketika saya telah menjadi seorang guru fisika, materi ini bisa saya pelajari kembali dan kemudian saya ajarkan kepada siswa, dan siswa pun bisa dengan mudah membacanya.

3. Siswa dapat dengan mudah mengetahui materi pembelajaran apa yang akan diajarkan.
Karena gurunya telah mengupload materi-materi pelajaran yang akan diajarkannya maka siswa bisa membaca dan memahaminya dengan mudah sehingga materi-materi yang akan diajarkan pada hari pembelajaran sudah dipahami oleh siswa tentang titik-titik pentingnya, tinggal guru yang bersangkutan yang akan meluruskan pemahaman siswa jika ada yang keliru. Kurikulum 2013 menuntut siswa berperan aktif untuk belajar, sehingga dengan e-learning ini penerapan kurikulum 2013 pun bisa dengan mudah diterapkan oleh guru.

4. Siswa bisa dengan mudah berinteraksi dengan guru
 

Bukan hanya blog dan web saja yang bisa digunakan oleh guru sebagai media dalam pembelajaran e-learning ini, guru juga bisa menggunakan sosial media seperti twitter dan facebook. Apalagi di jaman ini hamper 100% siswa telah mempunyai akun twitter dan facebook. Nah gurunya jangan sampai kalah guru juga sebaiknya membuat akun sosial media ini, sehingga bisa berinteraksi dengan muridnya, jadi ketika muridnya mengalami kesulitan dalam pemahaman konsep ataupun tugas bisa langsung bertanya pada guru, tanpa perlu repot-repot bertemu dengan guru yang mungkin jarak rumahnya jauh.
Empat poin penting yang telah saya ungkapkan diatas merupakan pemanfaatan metode belajar secara e-learning yang jika dilaksanakan dengan sungguh-sungguh akan membuat kualitas siswa menjadi lebih baik dan akan membuat siswa menjadi lebih sibuk dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan menghindarkan mereka dari berbagai macam kegiatan negatif. Ada dua masalah yang menjadi sorotan saya saat ini sebagai salah seorang calon guru adalah maraknya kegiatan negatif siswa berupa tawuran dan seks bebas. Namun semoga dengan adanya metode pembelajaran e-learning ini, siswa akan menjadi lebih sibuk dengan kegiatan-kegiatan yang postif dan menghindarkan mereka dari berbagai hal negatif. Sehingga generasi penerus bangsa ini akan membawa Indonesia ke era yang lebih baik dari hari ini.
Dengan demikian, Manfaat E-Learning Bagi Guru dan Siswa, antara lain:
1. Dengan e-learning, pembelajaran lebih hemat dari segi waktu.
Siswa tidak perlu lagi mencatat pelajaran yang dituliskan guru pada papan tulis seperti pada zaman dulu. Siswa dapat meng-copy pelajaran yang guru berikan melalui media flashdisk atau cd. Atau bisa juga guru mengirimkan email silabus materi pekanan yang dipelajari. Secara langsung, guru pun menjadi lebih ringan karena tidak perlu menuliskan materi pada papan tulis.
2. Dengan e-learning, pembelajaran lebih hemat dari segi biaya.
Siswa tidak lagi diharuskan mempunyai buku pelajaran, karena buku-buku pegangan itu bisa diperoleh dengan mengunggah buku sekolah elektronik yang ada. Jadi siswa pun tidak perlu membawa tas yang berat berisikan buku-buku pelajaran. Begitu juga, guru cukup membuka laptop atau netbooknya ketika mengajar di kelas.
3. Dengan e-learning, pembelajaran membuat siswa aktif.
Siswa yang didampingi orangtua menjadi lebih aktif untuk mencari sendiri buku pelajaran yang dibutuhkan, mengerjakan tugas sekolah seperti kliping dengan bantuan internet.
4. Dengan e-learning, pembelajaran menjadi menyenangkan.
Siswa tidak lagi jenuh belajar di kelas dengan selalu duduk manis. Pembelajaran bisa juga diselingi dengan menonton film yang tetap dalam koridor atau tema belajar. Dengan menyeimbangkan antara otak kanan dan kiri, penerimaan materi pada siapa pun akan menjadi lebih mudah. Siswa senang dalam belajar, guru pun menjadi lebih mudah dalam mengajar.
Ada manfaat, tentu ada pula kekurangan dari e-learning ini, yakni:
Ø  Dengan e-learning, dibutuh dana khusus untuk pengadaan elektronik baik siswa dan guru pribadi, maupun juga sekolah.
Ø  Dengan e-learning, diperlukan SDM guru yang mumpuni dalam hal teknologi.
Jika dibandingkan dari kedua hal di atas, maka bisa dilihat lebih banyak manfaat e-learning untuk guru dan siswa ketimbang kekurangannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar