Pemanfaatan E-Learning dalam Pembelajaran Akidah
Akhlak
Di
era moderninsasi seperti ini, rasanya hampir setiap orang telah mengenal yang
namanya terknologi modern baik itu teknologi berupa handphone, televisi,
komputer, internet dan lain sebagainya. Yah meskipun tidak semuanya sih, karena
ada juga teknologi-teknologi yang belum menyentuh beberapa daerah yang ada di
Indonesia khusunya daerah terpencil dan pedesaan.
Sebenarnya
teknologi yang kita gunakan sehari-hari ini berguna untuk mempermudah kegiatan
kita seperti misalnya handphone yang bisa kita gunakan untuk berkomunikasi
dengan teman ataupun orang terdekat kita yang berada pada jarak puluhan kilometer,
ada pula televisi mempermudah kita untuk mendapatkan informasi dan hiburan
serta internet yang membuat kita dapat dengan mudah mencari tugas maupun untuk
saling berinteraksi. Namun sebenarnya teknologi ini bisa juga kita gunakan
sebagai media pembelajaran untuk mempermudah guru maupun siswa dalam belajar
dan pembelajaran.
Salah
satu teknologi yang kita gunakan adalah INTERNET, yah “ada orang yang
mengatakan bahwa semua bisa kita cari di internet” jadi kenapa tidak kita
manfaatkan media ini sebagai salah satu cara memberikan ilmu kepada siswa
selain melakukan pembelajaran di dalam kelas yang itu-itu saja. Metode ini
disebut dengan E-LEARNING. Saya rasa belum banyak guru yang mengetahui
dan paham dengan metode e-Learning ini, tapi saya yang merupakan calon guru ini
lumayan tau kok tentang metode ini hehe. Nah, metode e-Learning merupakan suatu
jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa
dengan menggunakan media internet, intranet atau media jaringan komputer lain [Hartley,
2001], namun menurut Jaya Kumar C. Koran (2002) dia mendefinisikan e-learning
sebagai sembarang pengajaran dan pembelajaran yang menggunakan rangkaian
elektronik (LAN, WAN,atau internet) untuk menyampaikan isi pembelajaran,
interaksi, atau bimbingan. Namun saya sendiri mempunyai pendapat yang berbeda
dengan yang disebutkan tersebut, saya berpendapat bahawa metode e-learning
adalah metode belajar yang menggunakan perantara berupa media elektronik dan
internet untuk mempermudah proses pembelajaran.
Lalu
apa sebenarnya manfaat penggunaan metode e-learning dalam pembelajaran di kelas
dibandingkan dengan metode pembelajaran yang biasa kita lakukan selama ini, nah
untuk itu simak pembahasan berikut ini:
1.
E-learning dapat menghemat persiapan dan proses belajar mengajar
Misalkan
saya adalah seorang guru Akidah Akhlak yang akan mempersiapkan proses-proses
dan bahan apa yang bisa saya gunakan dalam pembelajaran nanti. Misalkan saya
akan memberikan materi berupa Akhlakul Karimah maka saya bisa menggunakan media
berupa proyektor dan laptop untuk menampilkan materi dan contoh-contoh
materinya kepada siswa. Apabila kita hanya akan menggunakan metode yang
biasa-biasa saja seperti yang selama ini guru kita ajarkan brupa materi dan
contoh di papan tulis rasanya kurang afdol untuk membuat siswa mengerti karena
mereka hanya akan menghayal sedangkan materi momentum berhubungan dengan
benda-benda yang bergerak.
Nah,
dengan menggunakan metode e-learning maka saya dapat menggunakan power point
dan pemutar video. Caranya power point untuk memberikan materi kepada siswa
sehingga siswa lebih paham tentang konsep dasar dari mater impuls dan momentum
lalu video akan memberikan pengetahuan lebih berupa pengaplikasian dari
materinya. Seperti pada contoh tadi kita bisa menunjukkan contoh perilaku
terpuji dengan memperlihatkan video kepada peserta didik, sehingga siswa pun
bisa melihat dengan langsung prosesnya tanpa menghayalkannya.
2.
Siswa lebih mudah mendapatkan materi yang akan diajarkan oleh gurunya
Salah
satu pemanfaatan e-learning yaitu menggunakan internet, dmana siswa bisa dengan
mudah mengunduh materi-materi yang akan diajarkan gurunya nanti pada saat
pembelajaran. Namun tentunya sang guru pun harus mengupload file yang akan
mereka ajarkan ke siswanya, tentu saja dengan menggunakan fasilitas internet.
Guru bisa membuat website pribadinya ataupun blog pribadi tempat untuk
mengupload materi-materi yang akan diajarkan. Nah, cara ini sudah mulai saya
terapkan semenjak saya kuliah sekarang ini, banyak materi-materi fisika yang
saya dapatkan di kampus kemudian saya upload di blog saya ini dalam bentuk
tulisan, sehingga nanti ketika saya telah menjadi seorang guru fisika, materi
ini bisa saya pelajari kembali dan kemudian saya ajarkan kepada siswa, dan
siswa pun bisa dengan mudah membacanya.
3.
Siswa dapat dengan mudah mengetahui materi pembelajaran apa yang akan
diajarkan.
Karena
gurunya telah mengupload materi-materi pelajaran yang akan diajarkannya maka
siswa bisa membaca dan memahaminya dengan mudah sehingga materi-materi yang
akan diajarkan pada hari pembelajaran sudah dipahami oleh siswa tentang
titik-titik pentingnya, tinggal guru yang bersangkutan yang akan meluruskan
pemahaman siswa jika ada yang keliru. Kurikulum 2013 menuntut siswa berperan
aktif untuk belajar, sehingga dengan e-learning ini penerapan kurikulum 2013
pun bisa dengan mudah diterapkan oleh guru.
4.
Siswa bisa dengan mudah berinteraksi dengan guru
Bukan
hanya blog dan web saja yang bisa digunakan oleh guru sebagai media dalam
pembelajaran e-learning ini, guru juga bisa menggunakan sosial media seperti
twitter dan facebook. Apalagi di jaman ini hamper 100% siswa telah mempunyai
akun twitter dan facebook. Nah gurunya jangan sampai kalah guru juga sebaiknya
membuat akun sosial media ini, sehingga bisa berinteraksi dengan muridnya, jadi
ketika muridnya mengalami kesulitan dalam pemahaman konsep ataupun tugas bisa
langsung bertanya pada guru, tanpa perlu repot-repot bertemu dengan guru yang
mungkin jarak rumahnya jauh.
Empat
poin penting yang telah saya ungkapkan diatas merupakan pemanfaatan metode
belajar secara e-learning yang jika dilaksanakan dengan sungguh-sungguh akan
membuat kualitas siswa menjadi lebih baik dan akan membuat siswa menjadi lebih
sibuk dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan menghindarkan mereka dari
berbagai macam kegiatan negatif. Ada dua masalah yang menjadi sorotan saya saat
ini sebagai salah seorang calon guru adalah maraknya kegiatan negatif siswa
berupa tawuran dan seks bebas. Namun semoga dengan adanya metode pembelajaran
e-learning ini, siswa akan menjadi lebih sibuk dengan kegiatan-kegiatan yang
postif dan menghindarkan mereka dari berbagai hal negatif. Sehingga generasi
penerus bangsa ini akan membawa Indonesia ke era yang lebih baik dari hari ini.
Dengan
demikian, Manfaat E-Learning Bagi Guru dan Siswa, antara lain:
1.
Dengan e-learning, pembelajaran lebih hemat dari segi waktu.
Siswa
tidak perlu lagi mencatat pelajaran yang dituliskan guru pada papan tulis
seperti pada zaman dulu. Siswa dapat meng-copy pelajaran yang guru berikan
melalui media flashdisk atau cd. Atau bisa juga guru mengirimkan email silabus
materi pekanan yang dipelajari. Secara langsung, guru pun menjadi lebih ringan
karena tidak perlu menuliskan materi pada papan tulis.
2.
Dengan e-learning, pembelajaran lebih hemat dari segi biaya.
Siswa
tidak lagi diharuskan mempunyai buku pelajaran, karena buku-buku pegangan itu
bisa diperoleh dengan mengunggah buku sekolah elektronik yang ada. Jadi siswa
pun tidak perlu membawa tas yang berat berisikan buku-buku pelajaran. Begitu
juga, guru cukup membuka laptop atau netbooknya ketika mengajar di kelas.
3.
Dengan e-learning, pembelajaran membuat siswa aktif.
Siswa
yang didampingi orangtua menjadi lebih aktif untuk mencari sendiri buku
pelajaran yang dibutuhkan, mengerjakan tugas sekolah seperti kliping dengan
bantuan internet.
4.
Dengan e-learning, pembelajaran menjadi menyenangkan.
Siswa
tidak lagi jenuh belajar di kelas dengan selalu duduk manis. Pembelajaran bisa
juga diselingi dengan menonton film yang tetap dalam koridor atau tema belajar.
Dengan menyeimbangkan antara otak kanan dan kiri, penerimaan materi pada siapa
pun akan menjadi lebih mudah. Siswa senang dalam belajar, guru pun menjadi
lebih mudah dalam mengajar.
Ada
manfaat, tentu ada pula kekurangan dari e-learning ini, yakni:
Ø Dengan
e-learning, dibutuh dana khusus untuk pengadaan elektronik baik siswa dan guru
pribadi, maupun juga sekolah.
Ø Dengan
e-learning, diperlukan SDM guru yang mumpuni dalam hal teknologi.
Jika
dibandingkan dari kedua hal di atas, maka bisa dilihat lebih banyak manfaat
e-learning untuk guru dan siswa ketimbang kekurangannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar